Published On: Sab, Apr 23rd, 2016

Field Trip Disparbud Jawa Barat diikuti Generasi Muda

pancasila

UPDATE***

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jawa Barat menyelenggarkan Field Trip 19 -21 April 2016. Kunjungan pertama perjalanan Field Trip adalah Gedung Pancasila Jakarta.

Awal sejarah berdirinya gedung Pancasila di Jakarta bermula sekitar tahun 1830 dan gedung ini didesain oleh J. Tromp. Awalnya, gedung ini dibangun sebagai rumah bagi Hertog Bernhard dan nantinya menjadi tempat tinggal dari komandan tentara kerajaan Belanda. Selain itu, tim dari Kumpulan Sejarah juga mendapatkan informasi bahwa gedung yang ada di Jl. Pejambon No.6 Jakarta Pusat ini berguna sebagai tempat dilakukannya pertemuan oleh Volksraad (Dewan Rakyat), sebuah dewan yang diprakarsai oleh pemerintah Hindia-Belanda bersama Gubernur Jendral J.P. van Limburg Stirum dan Thomas Bastiaan Pleyte yang menjadi menteri urusan koloni Belanda pada waktu itu. Beberapa sumber juga menyatakan bahwa gedung ini merupakan tempat dari Raad van Indie, ungkap Isman yang menemani peserta Seminar Sejarah Konferensi Asia Afrika ke 61.

Field Trip Disparbud Jawa Barat diikuti lebih dari 80 peserta , terdiri dari kalangan mahasiswa dan komunitas serta fotografer, pada Rabu (20/4/2016) Selain mengunjungi Gedung Pancasila Jakaarta juga mengunjungi Taman Makam Pahlawan Kalibata.

 

Hari Terakhir Field Trip, peserta berada di Kota Bogor untuk mengunjungi Museum Presiden yang berlokasi di Kebun Raya Bogor yang merupakan peninggalan dari Presiden Susilo Bambang Yudoyono, sebelum kembali ke Bandung peserta mengunjungi Istana Cipanas Cianjur.

Istana Presiden Cipanas : Istana ini dibangun pada tahun 1740 oleh Van Heuts di atas tanah seluas 25 Ha. Istana Presiden Cipanas atau lebih dikenal sebagai Istana Cipanas terletak di kaki Gunung Gede, 103 km dari Jakarta ke arah Bandung, atau 17 km dari kota Cianjur. Walau tidak dipakai, Istana Cipanas tetap terpelihara dengan baik. Pemandangan di sekitar istana yang ditumbuhi sayur-sayuran, buah-buahan serta tanaman hias memberi nuansa asri. Istana megah yang dibangun pada 1740 ini dapat dikunjungi umum dengan izin khusus dari Sekretaris Negara.

Kompleks Istana Cipanas berdiri diatas tanah seluas 26 hektar, terdiri atas gedung induk dan tujuh buah paviliun, dilengkapi sarana olahraga. Luas gedung merupakan bangunan panggun sluas 950 m2, terdiri beberapa ruangan. Terletak pada ketinggian 1.100 meter, sejauh mata memandang tampak sayur-sayuran, buah-buahan, tanaman hias dan tanaman keras yang ditata dalam sebuah hutan kecil.

Melalui napak tilas Sejarah KAA yang telah berusia 61 tahun, diharapkan generasi muda tidak kehilangan benang merah dari kebesaran Bangsa Indonesia, tandas Agus Hanafiah, Sekretaris Disparbud Jawa Barat saat melepas peserta di Gedung Merdeka.

*** Deetje Dharmaputra

Share This:

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>