Published On: Kam, Jun 2nd, 2016

Museum Sri Baduga Tampil “Kekinian”

Update, Bandung
Sajidin Aries, Kepala Museum Negeri Sri Baduga Jawa Barat , mengatakan kini Museum Sri Baduga menerapkan fasilitas berbasis multimedia digital, ungkapnya pada acara “Milangkala Museum Negeri Sri Baduga ke 36”, di Jalan.BKR Bandung, Kamis (2/6/2016).
Selain melakukan berbagai program bagi pelajar dan mahasiswa ,  Sri Baduga  juga meningkatkan fasilitas dan sarana publik yang membuat pengunjung merasa aman dan nyaman.
Fasilitas Multimedia Digital menjadi salah satu kelengkapan sarana penunjang pameran, kontennya berisi benda-benda budaya yang telah dialih mediakan kedalam Digital Media.
Semua konten benda-benda budaya bentuk aslinya masih dirawat dengan baik, melalui alih media fungsinya sebagai perlindungan pada benda-benda budaya agar tidak banyak disentuh karena bila terlalu banyak disentuh akan mengalami kerusakan.
Digital Multi Media menyajikan tampilan lengkap dengan narasinya menggunakan aplikasi khusus agar menampilkan suasana” kekinian” yang mudah digemari generasi muda.
Upaya ini agar menarik para pelajar menikmati benda-benda budaya dengan suasana masa kini agar tidak membosankan.
Tampilan yang “regular”atau biasa-biasa saja kurang daya tariknya bagi generasi muda namun melalui Multi Meida disajikan 10 klasifikasi yang dapat dinikmati pengunjung.
Penyimpanan barang asli masih bisa dinikmati dan tata letaknya setiap 6 (enam) bulan sekali dirubah-rubah agar tidak terkesan monoton.
Tahun 2017 tempat penyimpanan koleksi asli di lantai 3 (tiga) akan direnovasi agar dapat menjadi 5 (lima) lantai dan nantinya akan dilengkapi dengan kantin atau “cafe” sebagai persyaratan Museum Kelas “A”.
Dengan adanya sarana  multimedia , diharapkan  bisa membantu masyarakat untuk lebih meningkatkan pengetahuan mengenai berbagai peninggalan warisan sejarah budaya Jawa Barat.
Budaya Jawa Barat yang adiluhung harus dapat dinikmati seluruh masyarakat dan sarana multimedia menjadi salah satu kiprah dari Museum Sri Baduga agar makin diminati.
Milangkala Museum Negeri Sri Baduga ke 36 mengangkat tema “Di kiwari ngancik bihari, keur ayeuna sampeureun jaga” , intinya melalui benda-benda warisan budaya menjadi pembelajaran bagi masa depan, pungkas Aries.
*** Deetje

Share This:

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>