Published On: Sen, Agu 29th, 2016

Unesco Apresiasi Silat Jawara Pakidulan

Update, Jawa Barat
Formasi Kolosal yang diikuti pesilat dari berbagai aliran , semarakan Kontes Jawara Pakidulan yang di gelar di Kabupaten Pangandaran, Sabtu (27/8/2016).
Ribuan pesilat dari berbagai daerah Jawa Barat, Banten dan Sumatera, unjuk kehebatan dalam ajang “Gelar Seni Budaya Pencak Silat Jawara Pakidulan Ka2”, yang digagas Dinas Pariwisata dan Kebudayaan ( Disparbud) Jawa Barat dan IPSI.
Kegiatan ini melibatkan para pesilat dari berbagai aliran, perguruan serta pengurus cabang Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia (IPSI) se-Jawa Barat. Mulai 26 hingga 28 Agustus, para jawara ini mengikuti berbagai kegiatan di Pangandaran.
Kegiatan dimulai dengan karnaval para pesilat dari Kawasan Pasar Wisata menuju tempat kegiatan di Lapangan Bulaklaut, Desa Pananjung. Dalam karnaval ini, para pejabat teras dan pemangku hajat tampil menunggang kuda, sementara para jawara berpakaian adat pangsi berbaris mengular.
Di Lapangan Bulaklaut, setelah serangkaian sambutan, sebuah pertunjukan silat kolosal diperagakan. Sekitar 700 pesilat dari berbagai perguruan di Pangandaran menampilkan kekompakan mereka membawakan koreografi silat dalam formasi besar dengan iringan ensambel kendang pencak
Para pesilat dalam pertunjukan kolosal ini didominasi remaja dan anak-anak. Mereka tampil dalam blok-blok formasi sesuai dengan perguruan silat masing-masing, di antaranya perguruan silat SMI, Tadjimalela, Tapak Suci, Setia Hati, dan TTKDH.
Ketua Pengcab IPSI Kabupaten Pangandaran Hendar Suhendar menyampaikan, selain dari Pangandaran, ajang tersebut dihadiri 18 Pengcab IPSI di Jawa Barat. Tak sampai di situ, hadir juga delegasi IPSI dari Sumatera Utara serta sejumlah pendekar silat dari Tanah Banten.
Perwakilan pemerintah Indonesia di Unesco yang saat ini tengah memperjuangkan pencak silat jadi warisan budaya dunia, turut hadir membawa tim dokumentasi.
Selain pertunjukan kolosal,, ajang yang menjadi hajat para jawara tersebut juga diisi berbagai pertunjukan silat serta sawala atau diskusi mengangkat isu persilatan.
Ida Hernida, Kadisparbud Jawa Barat berharap kegiatan kolosal ini menjadi “calender of event”, yang dapat dijual oleh Tour Operator di Luar negri, untuk  mengunjungi Pangandaran dan Jawa Barat.
*** Deetje

 

Share This:

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>