Published On: Rab, Sep 7th, 2016

Surili Milik Jawa Barat

surili

Update, Jawa Barat
Surili merupakan satwa yang hanya terdapat (endemik) di Jawa Barat dan Banten. Satwa ini dilindungi oleh perundang-undangan yang berlaku di Indonesia yaitu berdasarkan SK Menteri Pertanian No. 247/Kpts/Um/1979 tanggal 5 April 1979, SK Menteri Kehutanan No. 301/Kpts-II/1991 tanggal 10 Juni 1991 dan Undang-undang No. 5 Tahun 1990.
Surili (Presbytis comata) hanya terdapat di Jawa Barat, terutama di kawasan hutan yang yang tergolong kawasan konservasi (Taman Nasional, Cagar Alam) dan hutan lindung. Surili tersebar mulai dari hutan pantai sampai hutan pegunungan mulai dari 0-2000 meter diatas permukaan laut.
Surili hidup berkelompok dengan ukuran antara 7-12 individu. Setiap kelompok biasanya terdiri atas satu ekor jantan dengan satu atau lebih betina (one male multi female troop).
Surili aktif di siang hari (diurnal) dan lebih banyak melakukan aktivitasnya pada bagian atas dan tengah dari tajuk pohon (arboreal). Kadang-kadang jenis primata ini juga turun ke dasar hutan untuk memakan tanah. Pada saat anggotanya turun ke lantai hutan, pimpinan kelompok akan terlihat mengawasi dengan waspada. Pada malam hari kelompok surili tidur saling berdekatan pada ketinggian sekitar 20 m di atas permukaan tanah. Surili jarang menggunakan pohon sebagai tempat tidur yang sama dengan hari sebelumnya.
PON XIX /2016 di Jawa Barat menggunakan Lambang Surili sebagai bagian dari perlindungan Satwa yang hanya ada di Jawa Barat tersebut dan hari ini Kasdam III/ Slw Brigjen TNI Wuryanto bersama Gubernur Jabar Ahmad Heryawan melepas Primata Surili Satwa Langka di Hutan Cisunggarung Situ Patenggang Ciwidey Kabupaten Bandung, Rabu (7/9/2016).
Satwa Primata Surili ini merupakan Maskot pada penyelenggaraan Pekan Olah Raga Nasional (PON) ke-XIX dan Peparnas XV 2016 Jawa Barat diharapkan dapat membangkitkan kesadaran, rasa memiliki, kepedulian dan kecintaan seluruh warga Jawa Barat khususnya serta bangsa Indonesia umumnya.
Pelepasan sepasang Satwa Surili ke hàbitatnya langsung dilakukan oleh Gubernur Jabar Ahmad Heryawan dan Kasdam III/Slw Brigjen TNI Wuryanto yang mana sebelumnya sudah hidup dan berkembang biak dalam hutan tersebut kurang lebih ada 40 ekor Surili yang hidup di kawasan cagar alam Patenggang  Ciwidey, kabupaten Bandung, sehingga ditambah dua sekarang mudah-mudahan dua ini berkembang biak lebih banyak lagi dan  habitatnya harus dijaga , tandas Gubernur Jawa Barat.
Aher mengàtakan, Sepasang hewan  bernama Lala dan Lili (surili) sudah menjadi satwa langka yang dilindungi oleh undang – undang, adapun satwa ini asli dari Jawa Barat  yang  ada di ambang kepunahan   yang sekarang kita jadikan Maskot PON ke-XIX Jabar,  mari kita lindungi dan lestarikan Surili, yang dilanjutkan dengan penandatanganan naskah “Dukungan Perlindungan Satwa Langka Surili”.
*** Dee

 

Share This:

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>