Published On: Jum, Okt 28th, 2016

Jabar masih kekurangan Humas bidang Pariwisata

Update, Bandung

Substansi positif akan menghasilkan hal yang positif pula sehingga yang namanya pencitraan atau kebohongan publik pasti akan diketahui publik, kata Gubernur Jawa Ahmad Heryawan pada Pembukaan”Konvensi Nasional Humas Indonesia 2016″(KNH)  , di Hotel Aryaduta, Kamis ( 27/10/2016).

Jawa Barat masih kekurangan Humas yang bisa menyampaikan “potensi pariwisata”, sehingga wisatawan mancanegara sebanyak 8 Juta yang memasuki Indonesia, 6 Jutanya menuju Bali dan sisanya yang 2 juta diperebutkan oleh provinsi lain di Indonesia.

Padahal pariwisata Jawa Barat tidak kalah indah dengan Bali, bahkan Bandung sebagai Ibu Kota Jawa Barat merupakan Kota paling sejuk di Indonesia.

Di Bandung cukup diam didalam rumah sudah sejuk begitupun keluar rumah tetap sejuk, namun sayangnya kekuatan Jawa Barat di bidang Pariwisata belum ada yang bisa meng “humaskan”, dengan baik, tandas Aher.

Pada pembukaan KNHI 2016, hadir Niken Widiastuti, Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik, Kementrian Komunikasi & Informatika (Kemenkominfo), serta Agung Laksamana , Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) Perhumas.

Agung menandaskan, elemen utama dari KNH 2016 yaitu kesiapan berkontribusi lebih besar ke Indonesia melalui KNH 2016 dan penetapan kode etik kehumasan baru serta “road map”, kehumasan guna membangun reputasi Indonesia di tahun 2030.

KNH 2016 diikuti lebih dari 500 praktisi dan akademisi kehumasan seluruh Indonesia, kegiatan ini berlangsung hingga 28 Oktober 2016.

^^ Deetje

 

Share This:

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>