Published On: Ming, Mar 24th, 2019

Nutrigenomics cukup dilakukan sekali seumur hidup, yuuu ke Prodia

Jurnal7.com

dr.David Budi Wartono, AAM, ABAARM., mengatakan ,jumlah kebutuhan nutrisi yang dibutuhkan setiap orang berbeda berdasarkan kondisi tubuh masing-masing, namun yang utama adalah berdasarkan gen dalam tubuh.

Gen berpengaruh pada sifat, fisik, kesehatan dan respon tubuh terhadap berbagai macam nutrisi.

David mengingatkan , makanan cepat saji misalnya, akan mengaktifkan potensi sel kanker, sedangkan makanan yang mengandung gula tinggi punya risiko terjadinya peradangan. Hal ini tentu akan menimbulkan risiko penyakit yang berbeda dengan orang yang sukanya makan buah, sayur, dan minum air putih,” jelas dr. David.

David menyampaikan hal tersebut pada prescon yang digelar Laboratorium Klinik Prodia, di Hotel Grand Tjokro Bandung, Sabtu (23/3/2019).

Tidak hanya kebutuhan nutrisi yang berbeda, akan tetapi jenis serta jumlah olahraga setiap orang juga berbeda. Nutrisi dan latihan fisik dengan porsi yang sama, belum tentu memberikan efek yang sama bagi setiap orang, hingga risiko penyakit yang berbeda, terang David yang didampingi  Marketing Communication Manager Prodia, Reskia Dwi Lestari, dan Riska Widyasari.

Dalam kesempatan tersebut Riska Widyasari, mengatakan, Laboratorium klinik terkemuka tanah air, Prodia, berencana akan meluncurkan produk layanan pemeriksaan Nutrigenomics pada bulan Juni 2019 mendatang.

Layanan tersebut adalah untuk mengetahui efek nutrisi terhadap gen, serta interaksi antara gen dan nutrisi yang berkaitan kesehatan, sehingga dapat digunakan sebagai baselinedan guidance untuk melakukan gaya hidup yang sesuai.
Hal tersebut diungkapkan oleh Riska Widyasari saat gelaran konferensi pers seminar nasional untuk awam bertemakan Get Nutrified.

Sehingga dapat digunakan sebagai baseline dan guidance untuk melakukan gaya hidup yang sesuai.

“Layanan tersebut adalah yang pertama di Indonesia,” jelas Riska.
“Akan lebih aman jika pemeriksaan DNA dilakukan oleh brand lokal kita,” tambahnya.

Sedangkan Reskia,  memaparkan “Pentingnya untuk mengetahui kebutuhan tubuh agar dapat memilih dengan tepat makanan ataupun jenis kegiatan fisik yang sesuai dan hal tersebut dapat dilakukan dengan pemeriksaan Prodia Nutrigenomics.

Salahsatunya rangkaian pemeriksaan Prodia Genomics,” jelasnya.
“Prodia Nutrigenomics cukup dilakukan sekali seumur hidup, dan bisa dilakukan kapanpun,” ungkapnya.

Jumlah kebutuhan nutrisi yang dibutuhkan setiap orang berbeda berdasarkan kondisi tubuh masing-masing, namun yang utama adalah berdasarkan gen dalam tubuh. Gen berpengaruh pada sifat, fisik, kesehatan dan respon tubuh terhadap berbagai macam nutrisi.

Tidak hanya kebutuhan nutrisi yang berbeda, akan tetapi jenis serta jumlah olahraga setiap orang juga berbeda. Nutrisi dan latihan fisik dengan porsi yang sama, belum tentu memberikan efek yang sama bagi setiap orang, hingga risiko penyakit yang berbeda.
Untuk itu Prodia menyadari pentingnya mengedukasi masyarakat tentang kebutuhan nutrisi setiap individu yang berbeda satu sama lain. Sehingga dengan mengetahui kebutuhan nutrisi apa yang tepat untuk tubuh dapat menjaga kesehatan dan mencegah timbulnya beragam risiko penyakit, salasatu edukasi tersebut adalah melalui seminar.

“Seminar Nasional awam ini akan hadir di 22 kota di Indonesia, yakni Banda Aceh, Yogyakarta, Batam, Bandung, Pekanbaru, Semarang, Lampung, Medan, Jakarta, Balikpapan, Makassar, Samarinda, Manado, Denpasar, Surabaya, Padang, Bogor, Palembang, Solo, Banjarmasin, Malang dan Cirebon.

Dd

 

jurnal7.com

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>