Published On: Sab, Mar 7th, 2020

Alumni SMA BPI 85 bisa jadi teladan Pecinta Lingkungan melalui gebrakan “BPI For Nature”

Share This
Tags

Jurnal7.com

Alumni SMA BPI 85 bisa jadi teladan bagi pelestarian alam di Jawa Barat, teladan tersebut ditunjukan dengan kegiatan BPI For Nature, yang berlangsung di Ekowisata Alam Santosa, Desa Cikadut Kecamatan Cimenyan, Sabtu (7/3/2020).

BPI For Nature merupakan rangkaian kegiatan dari   Reuni Akbar dan Temu Kangen 35 Tahun, yang diisi dengan pelestarian alam di Ekowisata Alam Santosa dan akan dilanjutkan dengan agenda Fun Bike pada 28 Maret 2020.

 

Riani Soedarmo yang jadi Komando BPI For Nature mengatakan , kegiatan ini sebagai kontribusi positif dari alumni terhadap almamater SMA BPI serta sebagai bentuk kepedulian terhadap issue lingkungan, pemanasan global, pencemaran lingkungan, kerusakan hutan dan makin bertambahnya lahan kritis.

Rini sapaan akrab Riani ,menegaskan seluruh masyarakat untuk peduli pada lingkungan dengan mencintai alam. Bila kita cinta dan merawat alam maka alam pun merespon dengan hal yang sama

Berlatar kondisi tersebut  Alumni SMA BPI 85  berkolaborasi bersama stakeholder terkait, diantaranya Ekowisata Alam Santosa.

Kegiatan yang berlangsung seru ini dihadiri Ketua Yayasan BPI Bu Lilis, Osis SMA BPI dan murid-murid SMA BPi

BPI For Nature mengambil tema “NyacarLembur” dengan melibatkan siswa siswi BPI untuk menanam pohon  sebagai upaya meningkatkan kepedulian pada lingkungan.

NyacarLembur akan menanam beberapa pohon endemic Jawa Barat, seperti Rasamala, Puspa, Ki Hoje, Huru, Kayu Manis, Kopi, Pinus dan tumbuhan lainnya.

Dalam acara tersebut dilaksanakan Serah Terima Mandat dari IKA SMA BPI 85 pada OSIS SMA BPI untuk melanjutkan program pelestarian alam.

Kegiatan  ini dihadiri Dansektor 22 Kol.Inf Asep Rahman dan Kepala Dinas Kehutanan Jabar Epi Kustiawan serta Eka Santosa .

Para Ponggawa SMA BPI 85, Riani Soedarmo – PIC Nyasar Lembur, Darwin Pagih – Ketua IKA SMA BPI 85 dan Muda Siregar – Ketua Panitia Reuni Akbar.

Kol. Inf. Asep Rahman Taufik, pada kesempatan itu mengatakan, “Dengan penanaman pohon akan mengeleminir bencana erosi dan banjir.

Kol. Inf. Asep Rahman Taufik, mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan Alumni BPI 85 yang bisa jadi contoh untuk sekolah lainnya di Jawa Barat.

Asep juga ingin lebih mendorong pada semua pemangku jabatan untuk menyelesaikan permasalahan lingkungan, menurutnya bahwa permasalahan lingkungan jangan melihat sektoral karena lingkungan adalah milik bersama, dari hulu ke hilir satu kena bencana berakibat musibah pada keseluruhan, maka penyelesaiannyapun harus bersama sama.

SEKILAS BPI:

SMA BPI didirikan untuk menjawab tantangan akan kebutuhan SMA di Bandung Selatan pada tahun 1957. Dalam perkembangannya yang pesat, telah didirikan sekolah yang pelaksanaannya tidak hanya pagi hari tetapi juga siang hari.

Pada Tahun Pelajaran 1985/1986, telah diadakan pemisahan SMA BPI menjadi 3 SMA, yaitu : SMA BPI 1, 2, dan 3 berdasarkan SK. Kanwil Depdikbud Jawa Barat Nomor : 177/I07/Kep/EB tanggal 08 Juli 1966, tentang pemecahan SMA BPI menjadi 3 SMA, selanjutnya disebut SMA BPI 1 Bandung. SK pendirian : 303/896/B1 tanggal 29 Juni 1962., sumber Wikipedia.

Deetje^

 

 

jurnal7.com

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>