oleh

Pariwisata Jabar optimis bangkit setelah Badai Covid berlalu

Corona atau lebih dikenal Covid 19( Corona virus) mulai merebak di penghujung Tahun 2019, dan menimbulkan banyak penderita meninggal di awal Tahun 2020.

Covid ini dikategorikan menjadi Pandemi karena menyerang jutaan umat manusia di dunia.

Di Kota Bandung data per tanggal 18 Oktober 2020 ada 1750 kasus, sembuh 1.502 dan meninggal 72 (Pusat Informasi Covid19 Bandung).

Pandemi ini membuat jutaan orang kehilangan lapangan pekerjaan, tidak terkecuali insan pariwisata yang terdampak sangat parah.

Pariwisata sebagai tulang punggung penghasil devisa di Indonesia betul-betul kolaps .

Sepanjang Tahun 2020 bisa disebut “zero income”, ungkap Ketua ASITA Jabar (Association of the Indonesian Tours & Travel Agencies) Budijanto Ardiansjah. Ketika ditemui penulis di Gallery Cimbuleuit Selasa 18 Oktober 2020 pada acara Rakerda ASITA .

Ditengah Pandemi ini masyarakat Indonesia khususnya di Jawa Barat harus optimis dan yakin badai ini pasti berlalu.

Budijanto optimis pariwisata Indonesia akan bangkit kembali dan kembali memberikan kehidupan layak bagi insan pariwisata.

Melalui “optimisme, kolaborasi, inovasi, bangkit” , maka penyangga devisa negara ini akan kembali cerah.

Budijanto mengingatkan masyarakat terus menerapkan 3M serta meningkatkan imunitas tubuh dengan berolah raga dan pegang teguh Protokol kesehatan , jelasnya.

jurnal7.com

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *