oleh

Pemprov Jabar alokasikan dana 7,9T untuk PSBB Bandung Raya

Jurnal7.com
Pemerintah Jawa Barat telah mengalokasikan anggaran sebesar 7,9 Triliun Rupiah. Sudah disepakati,  terdiri dari 2 Triliun untuk membeli peralatan darurat kesehatan. Kemudian, mendekati anggaran 5 Triliun untuk bantuan pangan dan tunai, ungkap Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil didampingi Pangdam III/Slw Mayjen.TNI Nugroho Budi Wiryanto dan Kapolda Jabar Irjen.Rudy Sufahriadi , usai menghadiri Rapat Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Penyebaran wabah Pandemik Corona Virus Disease (Covid-19) di Makodam III/Siliwangi, Jalan. Aceh Bandung.
 Ridwan Kamil  menegakan masih memberikan waktu hingga 25 April 2020 bagi Pemda Tingkat II (Kota dan Kabupaten) melakukan finalisasi data keluarga penerima bantuan sosial dampak Covid-19 saat pelaksanaan PSBB (Pembatasan Sosial Berakala Besar) di wilayah Bandung Raya (Kota Bandung, KBB, Kabupaten Bandung, Kota Cimahi dan Kabupaten Sumedang).
“Kelebihan PSBB di Bandung Raya, bantuan sosial nya sudah dikirim sebelum PSBB dilaksanakan. Sedangkan di Botabek bantuan sosial dari propinsi berbarengan, tapi di Bandung Raya 4 hari lebih awal,” jelasnya.”Hari ini kami akan rapat dengan walikota dan bupati untuk finalisasi data penerima bantuan, kurang lebih akan mendekati 8 juta kepala keluarga yang akan dibantu,” ungkapnya.

Jumlah 8 juta ini, kata Gubernur, artinya dua pertiga (2/3) dari jumlah kepala Keluarga di Jawa Barat. Jumlah kepala keluarga yang dibantu, koordinasi anggaran dari APBN, APBD Propinsi dan Kota/Kabupaten.

“Pada warga yang merasa terlewat, kepada rw yang masih melakukan survei diberi waktu sampai tanggal 25 bulan April untuk memperbaiki dan memastikan yang ktp lokal dan ktp yang non lokal masuk ke dalam daftar yang akan dibantu pemerintah,” pungkasnya.

Dee
jurnal7.com

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *